Jum. Jul 19th, 2019

Tips Membeli Motor Bekas

3 min read
Tips Membeli Motor Bekas

Tips membeli motor bekas di Jakarta – Sudah membutuhkan motor untuk aktivitas sehari-hari seperti ke kantor, ke tempat futsal, dan buat malam mingguan? Mending beli motor bekas saja. Kalo bisa membeli motor yang kondisinya masih bagus, tapi harga lebih murah, kenapa tidak?

Meskipun dalam kondisi yang masih terlihat baru saja, harga motor bekas pasti mengalami penurunan jika dibandingkan harga beli pertama kali. Baik penjual individu maupun dealer pasti akan menurunkan harga motornya. Tapi ada hal yang perlu kamu perhatikan nih ketika hendak membeli motor bekas.

Mudah

Sangat mudah untuk membeli motor bekas. Kalo uang tunai dah siap, kamu bisa langsung bayar kepada pemilik motor lama atau ke dealer, dan kemudian motor bisa dibawa pulang. Selain secara tunai, membeli motor bekas secara kredit juga mudah dilakukan. Selain mengecek kondisi motor, kamu juga harus mengecek STNK dan BPKB secara detil.

Kebanyakan pihak dealer langsung mengurus administrasi balik nama motor tanpa harus melibatkan pembelinya. Kamu tinggal menunggu semua syarat administrasi selesai, dan motor sudah bisa kamu bawa pulang.

Nilai pajak lebih ringan

Beli motor bekas bukan berarti kamu bebas bayar pajak.

Membeli kendaraan bekas bukan berarti kamu bisa bebas dari pajak. setelah selesai mengurus balik nama motor maka kegiatan rutin berikutnya yang wajib kamu lakukan adalah taat membayar pajak.

Hanya saja nilai pajaknya tidak sebesar saat membeli motor baru. Sisi untungnya adalah dana untuk pajak motor tidak besar dan dapat digunakan untuk kebutuhan lain seperti dana darurat misalnya.

Beli motor bekas di dealer lebih mahal, tapi lebih aman

Membeli motor di dealer lebih aman, karena dealer memiliki mekanik sendiri yang memeriksa kondisi kesehatan motor sebelum membelinya dari tangan pertama, sehingga dealer berani memberikan garansi.

Cek harga pasaran

Tentukan dulu, kamu mau beli motor apa. Mau beli motor sport, matic, atau motor bebek? Kemudian kamu cari tahu harga pasaran motor yang kamu inginkan itu. Kamu bisa cari tahu harga pasarannya dari internet, marketplaces, atau juga bisa langsung dari dealer.

 

Baca juga: Beberapa Pilihan Mendapat Pinjaman Dana Cepat

 

Periksa mesin dan bodi

Cek semua kelengkapan motor, bodi motor pastikan sebisa mungkin masih mulus, juga periksa rangka dan stang apakah ada tanda-tanda motor pernah jatuh dan kecelakaan. Cek juga mesinnya jangan ada bunyi kasar pada mesin.

Ketahui riwayat motor

Pastikan kembali motor yang akan kamu beli tidak pernah mengalami tabrakan hebat, terendam banjir, atau memiliki speedometer yang direset. Cari tahu juga apakah kendaraan tersebut pernah menjadi ojek, kendaraan usaha atau tarikan dari sebuah leasing. Dengan mengetahui riwayat kendaraan, kamu bisa memperkirakan seperti apa kondisi motor tersebut.

Test ride

Jika dimungkinkan, minta pada penjual motor untuk melakukan test ride. Rasakan bagaimana perpindahan gigi, akselerasi, handling pada motor. Dengan mengendarai motor secara langsung, kamu bisa tahu apakah motor ini masih layak digunakan atau tidak.

Periksa kelengkapan surat

Pastikan surat kendaraan seperti BPKB dan STNK asli. Cek pajak kendaraan. Selanjutnya pastikan nomor rangka dan nomor mesin pada kendaraan sesuai dengan keterangan yang tertera pada surat-surat kendaraan.

Balik nama motor

Setelah kamu berhasil membeli motor bekas yang kamu inginkan, kamu perlu menyelesaikan satu langkah lagi yaitu balik nama motor. Nama kepemilikan motor pada BPKB harus diganti dengan nama kamu sebagai pemilik baru motor tersebut. Balik nama motor harus dilakukan supaya ketika kamu mau mengurus surat-surat dan mau membayar pajak motor tidak ribet lagi. Karena, untuk membayar pajak motor, pembayar harus membawa KTP si pemilik motor.

Dapatkan informasi lainnya hanya di CekAja.com

https://www.cekaja.com/info/berapa-sih-biaya-balik-nama-motor/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.