Sen. Sep 23rd, 2019

Mau Jadi Atlet e-Sport? Ini Daftar HP yang Kuat Main Game Berat

3 min read
Daftar HP yang Kuat Main Game Berat

Kini, Atlet eSport bukan sekadar menjadi hobi saja tapi sudah menjadi profesi bagi sebagian orang yang memang sangat menyukai gaming. Banyak orang yang menyalurkan hobi dan bakatnya dalam memainkan video game untuk menjadi atlet eSport. Team NXL sebagai salah satu tim eSport tertua di Indonesia yang sudah 15 tahun berdiri, kini membangun eSport center. Team NXL dan pegiat eSport lainnya ikut meramaikan aktivitas eSport.

Karena banyaknya atlet eSport di Indonesia maupun di negara lain, cabang olahraga eSport akan menjadi cabang olahraga di Olimpiade 2020 Tokyo. Pada Asian Games 2018 kemarin, eSport juga sudah menjadi cabang olahraga. Games yang dilombakan juga beragam, seperti Arena of Valor, Pro Evolution Soccer, League of Legends, Clash Royale, Hearthstone, dan Starcraft 2.

Berdasarkan artikel dari Newzoo.com yang berjudul “2018 Global Esports Market Report,” pertumbuhan industri eSport global hingga akhir tahun 2018 akan mencapai angka USD 905.6 juta (Rp12,3 triliun) dan akan terus meningkat. Bahkan, industri kompetisi eSport diperkirakan akan menjadi salah satu olahraga masa depan yang dapat menghasilkan hingga USD125 miliar pada 2020. Hal ini menjadi peluang bisnis bagi industri penyedia perangkat komputer maupun smartphone.

CEO Newzoo Peter Warman: “Sebagai fenomena konsumen, esports terus menumbuhkan basis besar penggemar yang bersemangat di seluruh dunia. Sebagai sebuah bisnis, esports kini memasuki fase baru dan kritis menuju kedewasaan. Investasi besar telah dibuat, struktur liga baru telah diluncurkan, anggaran sponsor telah beralih dari eksperimental ke berkelanjutan, dan perdagangan hak media internasional mulai memanas. Pada saat yang sama, gaji pemain melonjak dan ekosistem esports dan jam pemirsa masih sangat bergantung pada sejumlah tim dan waralaba game yang beroperasi secara global. Keuntungan dan pengembalian investasi, bagi banyak organisasi di jantung Ekonomi Esports, merupakan tantangan. ”

 

Baca juga: Ketemu Terizla? Siapa Takut! Ini Daftar Hero Counter Terizla

 

Ingin menjadi Atlet eSports? Kamu bisa mulai dari melihat daftar hp yang kuat main game berat berikut ini.

1. Xiaomi Blackshark 2

Siapa sih yang ga kenal dengan merk hp satu ini? Kualitas Xiaomi sebanding dengan harga yang sepadan, yaa worth-to-buy lah. Untuk seri “murah” nya aja yaitu Redmi, kita masih bisa mendapatkan kualitas yang bagus. Ada seri Hi-end nya juga yaitu Xiaomi Mi yang lebih ekslusif.

Berikut spesifikasi Blackshark 2:

  • OS Android 9.0 (Pie)
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 855
  • CPU Octa-core
  • GPU 640
  • Non-removable Li-Ion 4000 mAh battery
  • Fast charging
  • Memory internal 256 GB, 8/12 GB RAM, 128 GB, 6/8 GB RAM
  • Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Size 6.39 inches, 100.2 cm2 (~81.7% screen-to-body ratio)
  • Resolution 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~403 ppi density)

Gimana²? Pengen beli Blackshark 2? Cek yang lain dulu yukk.

2. Asus ROG Phone

Rilis sejak Oktober 2018 lalu, banyak gamers yang melirik ROG phone. Didukung chipset terbaik dan kapasitas baterai yang besar membuat ROG phone semakin nyaman untuk dimainkan.

Berikut spesifikasi ROG phone:

  • Type AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Size 6.0 inches, 92.9 cm2 (~76.8% screen-to-body ratio)
  • Resolution 1080 x 2160 pixels, 18:9 ratio (~402 ppi density)
  • Protection Corning Gorilla Glass 6
  • OS Android 8.1 (Oreo), planned upgrade to Android 9.0 (Pie)
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 845
  • CPU Octa-core
  • GPU Adreno 630
  • Non-removable Li-Ion 4000 mAh battery
  • Quick Charge 4+

Baca juga: Pengajuan KTA Mandiri Depok

3. Samsung Galaxy Note 10

Kualitas merk flasgship ini ga usah diragukan lagi ya temen². Langsung aja kita cek spesifikasi Galaxy Note 10+.

  • Type Dynamic AMOLED capacitive touchscreen, 16M colors
  • Size 6.75 inches, 113.7 cm2 (~90.5% screen-to-body ratio)
  • Resolution 1440 x 3040 pixels, 19:9 ratio (~498 ppi density)
  • Protection Corning Gorilla Glass
  • HDR10+
  • Always-on display
  • PLATFORM OS Android 9.0 (Pie); One UI
  • Chipset Exynos 9820 (8 nm) – EMEA
  • Qualcomm SDM855 Snapdragon 855 (7 nm) – USA/LATAM, China
  • CPU Octa-core (2×2.73 GHz Mongoose M4 & 2×2.31 GHz Cortex-A75 & 4×1.95 GHz Cortex-A55) – EMEA
  • Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 485 & 3×2.41 GHz Kryo 485 & 4×1.78 GHz Kryo 485) – USA/LATAM, China
  • GPU Mali-G76 MP12 – EMEA
  • Adreno 640 – USA/LATAM, China

Dapatkan informasi lainnya hanya di CekAja.com

https://www.cekaja.com/info/5-alasan-mengapa-jadi-atlet-e-sport-sangat-menjanjikan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.