Jum. Jul 19th, 2019

Aspek Penting yang Harus Diperhatikan pada Kartu Pra Kerja

3 min read

Kartu Pra Kerja dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menyelesaikan permasalahan pengangguran di Indonesia. Karena semakin hari tingkat pengangguran di Indonesia menjadi semakin tinggi. Apabila permasalahan ini terus dibiarkan, maka akan memberikan dampak buruk terhadap aspek-aspek lainnya. Karena semua aspek di dalam kehidupan bernegara saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya. Hal ini tentunya membuat pemerintah harus bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Akan tetapi sejak awal kemunculannya, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang kontra terhadap program Kartu Pra Kerja. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Karena bagi kebanyakan masyarakat Indonesia menganggap bahwa Kartu Pra Kerja digunakan untuk menggaji para pengangguran. Oleh karena itu masyarakat beranggapan bahwa program ini dirasa tidak adil bagi masyarakat yang bekerja.

Karena pada dasarnya apabila kamu ingin mendapatkan uang, tentunya kamu harus bekerja dengan giat. Sedangkan adanya Kartu Pra Kerja, para pengangguran di Indonesia bisa mendapatkan gaji tanpa tanpa harus bekerja. Lalu, apakah asumsi tersebut benar? Perlu kamu ketahui bahwa asumsi di ini bisa dikatakan tidak benar karena pada dasarnya tidak semua pengangguran di Indonesia berhak untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja. Melainkan harus dapat memenuhi kriteria yang telah ditentukan oleh pemerintah.

 

Baca juga: Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Citibank Disetujui

 

Selain itu, insentif yang diberikan oleh pemerintah pun tidak secara cuma-cuma, melainkan kamu harus terlebih dahulu menjalankan training sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Tujuan dari diadakannya training adalah agar kamu bisa mengembangkan kemampuan dan kreativitas yang kamu miliki.

Setelah selesai melaksanakan training, lalu kamu berhak untuk mendapatkan insentif atau honor dari pemerintah. Pemberian insentif ini pun memiliki jangka waktu dan tidak berlaku untuk selamanya. Pemberian insentif akan dimulai ketika kamu sudah selesai melaksanakan training hingga kamu mendapatkan pekerjaan. Jadi, ketika kamu sudah mendapatkan pekerjaan, maka kamu tidak berhak untuk mendapatkan insentif.

Pada dasarnya sebelum membuat program Kartu Pra Kerja, terdapat 2 aspek yang harus diperhatikan terlebih dahulu. Lalu apakah 2 aspek tersebut? Untuk dapat mengetahuinya, yuk simak informasi berikut ini:

Memiliki Perhitungan Dana secara Matang

Kartu Pra Kerja merupakan salah satu program dengan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, sebagai salah satu program besar tentunya semua hal harus dipertimbangkan terlebih dahulu. Ditambah lagi dalam program ini akan memberikan insentif kepada masyarakat Indonesia yang telah selesai melaksanakan training, untuk itu semua rancangan dana sudah harus ditentukan mulai sekarang.

Merancang Regulasi dengan Baik Agar Tepat Sasaran

Untuk dapat memilih target yang tepat, tentunya sebuah program harus memiliki regulasi yang baik. Contohnya, agar program Kartu Pra Kerja dapat berjalan dan tepat sasaran, tentunya pemerintah harus memiliki data lengkap para pengangguran di Indonesia. Mengapa hal ini menjadi penting? Karena tipe pengangguran di Indonesia terdapat lebih dari satu, di antaranya yaitu pengangguran terbuka, setengah menganggur, hingga pengangguran tersembunyi. Tentunya untuk memilih target yang tepat akan sulit, oleh karena itu dibutuhkan regulasi yang tepat.

Setelah mengetahui informasi di atas tentunya kamu menjadi lebih memahami bahwa terdapat 2 aspek penting yang harus dipertimbangkan pada proses pembuatan Kartu Pra Kerja agar dapat berhasil mencapai tujuan dari program tersebut. Selanjutnya, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait dengan Kartu Pra Kerja, kamu bisa dengan mudah membacanya melalui artikel berikut ini: https://www.cekaja.com/info/mengenal-kartu-pra-kerja-janji-baru-joko-widodo/

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.